Setting Fitur Hotspot Mikrotik dengan Winbox

Mikrotik memiliki salah satu fitur bawaan untuk membuat sistem Hotspot, dan tidak terbatas hanya menggunakan interface/alat Wi-Fi/Lan saja melainkan juga bisa menggunakan interface seperti Ethernet base (kabel Lan). Tetapi untuk bisa mengaktifkan dan menggunakan fitur tersebut OS Mikrotik yang digunakan minimal adalahlevel 4. dalam hal ini untuk routerboard yang saya gunakan menggunakan versi RB951Ui-2Hnd dengan aplikasi winbox sebagai alatbantu untuk menghubungkan antara PC (Windows) dengan Routerboard OS Mikrotik.


Secara garis besar ada 4 Langkah yang diperlukan untuk membuat mengaktifkan fitur Hotspot bawaan Mikrotik. 

1. Pastikan topologi jaringan sudah terpasang dengan benar. dalam hal ini saya menggunakan ISP Speedy, dan modem ADSL untuk akses internet sehingga tampilan topologi jaringannya adalah seperti dibawah ini : 
untuk IP Private/Jaringan Lokal nantinya bisa anda sesuaikan nantinya, gambar ini hanyalah rancangan saja
untuk mempermudah manajemen biasanya kita melakukan penamaan terhadap interface yang aktif dalam hal ini misalnya ether 1 (dari modem ADSL), ether 2 (dari RB Mikrotik ke switch/LAN), wireless (dari RB Mikrotik ke WI-fi LAN), caranya adalah buka dan koneksikan ke RB Mikrotik via winbox dan pilih menu Interface->Interface List (Akan muncul daftar interface yang tersedia, khusus interface wireless biasanya defaultnya disabled), selanjutnya untuk interface yang aktif bertanda (R), silahkan edit namanya dengan cara Klik 2x, dan ubah pada bagian Name misalnya "LAN6207" : 
(gunakan langkah yang sama untuk merubah penamaan interface lainnya yang aktif)

2. Langkah Selanjutnya Mengaktifkan DCHP Client
 adalah memberikan IP untuk Router Mikrotik yang berasal dari Modem ADSL, biasanya kalau menggunakan ISP Speedy, akan menggunakan pemberian IP secara dinamis (DHCP) terhadap clientnya dalam hal ini client dibawahnya adalah RB Mikrotik. berikut caranya menggunakan winbox : menu IP->DHCP Client->klik tambah ('+') untuk menambahkan IP client secara dinamis pada mikrotik, lalu pilih interface yang mengarah ke Modem pada contoh ini adalah (SPEEDY6207), pastikan statusnya adalah "Bound" artinya sudah terjadi ikatan/koneksi antara Modem dengan RB Mikrotik dengan tanda pemberian ip dinamis ke RB Mikrotik. dlm hal ini IP RB mikrotik yg diberikan adalah 192.168.1.2 (ini bisa berbeda tergantung settingan IP Modem anda).

3. Menentukan IP Address Server Hotspot
Click : IP–>> addresses
Disini anda akan melihat sebuah IP address dari hasil langkah pertama. Yaitu IP Address yang diberikan oleh Modem ADSL : 192.168.1.2/24  (SPEEDY6207 Modem anda mungkin saja berbeda ).

Selanjutnya kita akan membuat sebuah IP address untuk Server Hotspot. Misalkan disini akan kita buat dengan menggunakan IP Address 192.62.7.1/24. ( IP address ADSL harus berbeda dengan IP Hotpsot server lihat langkah 1 sebagai gambaran).

Click :  tanda (+)–>> masukkan IP address 192.62.7.1/24— pilih interface LAN6207—click ok
Anda tidak perlu mengisi bagan Network. Kolom ini akan terisi sendiri ketika anda meng-clik ok.  



4. Langkah Selanjutnya adalah membuat HOTSPOT Server dengan cara pilih menu : IP->Hotspot->Tab Server->Hotspot Setup, dan pilih interface untuk membuat HOTSPOT di jaringan LAN dalam hal ini nama interfacenya adalah "LAN6207".
(pilih next2x saja terus/defaultnya, nanti bisa anda kembangkan sendiri untuk pengaturan lainnya)
jika sukses maka akan ada hotspot server (hs) tercipta untuk interface LAN6207 (hs-LAN6207). 
sampai langkah ini anda sudah berhasil membuat jaringan HOTSPOT via interface LAN (LAN6207). 

 langkah terakhir anda hanya tinggal menambahkan user-user yang bisa menggunakan jaringan HOTSPOT caranya masih di menu HOTSPOT (Langkah 4)-> Tab Users->pilih tanda "+" , dan isikan Name dan password user baru (settingan lainnya biarkan saja, nanti anda bisa kembangkan sendiri) klik Ok. 

tambahkan user lainnya yang bisa akses HOTSPOT , untuk mencobanya silahkan buka PC Client (Lihat gambar topologi jaringan langkah 1) dan pastikan ip addressnya untuk "Obtain automatically"/DHCP, buka browser dan ketikkan di address bar : misal www.facebook.com. maka sebelum anda bisa masuk ke halaman facebook, akan form untuk memasukkan user dan password untuk bisa mengakses internet via HOTSPOT. 

Selanjutnya jika merasa diperlukan, anda dapat mengaktifkan Proxy server Local MikroTik dan melakukan setting lain seperti PCQ atau Bandwidht Limiter dll. Namun secara prinsip dasar, maka panduan 4 langkah tadi sudah cukup untuk mengatifkan MikroTik anda sebagai Hotspot Server. Pilihan untuk menseting lainnya adalah bersifat tambahan belaka. 

NB: Untuk Membuat Hotspot Via Wifi langkahnya adalah sama, seperti diatas yang penting ada Wireless nya saja. Selamat Mencoba... :)

Memblokir Situs Menggunakan Mikrotik RB

1. Jalankan PC

2. Buka Control Panel, pilih "Network and Internet", pilih "Network And Sharing Center", klik "Change Adapter Setting", klik Kanan pada "Ethernet", pilih properties, double klik "Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)", klik "obtain an ip address automatically", serta klik "obtain DNS server address automatically", klik OK, klik OK, Close

3. Hubungkan Kabel (Straight) Internet ke "Ether1" pada Mikrotik RB

4. Hubungkan Kabel (Straight) dari PC ke "Ether2" pada Mikrotik RB

5. Jalankan Winbox, jika tidak punya bisa download disini

6. Klik tanda [...], pilih MAC Address, kemudian klik Connect


7. Aplikasi Winbox berjalan, klik OK


8. Klik IP, pilih Address, klik tanda [+], isikan ip address pada kolom Address, Klik OK


9. Lakukan langkah yang sama seperti "langkah 7", namun ubah ip address serta "Interface" menjadi "Ether2"

10. Klik IP, Pilih DNS, isikan DNS pada kolom "Servers, centang "Allow Remote Request, klik OK


11. Klik IP, pilih Firewall, pilih tab "NAT", klik tanda [+]


12. Pada kolom Chain tetap isikan "srcnat", pada kolom "Out. Interface" isikan "ether1", klik tab "Action"


13. Pada kolom "Action" ubah menjadi "masquerade", klik OK


14. Lakukan langkah yang sama seperti "langkah 11", namun pada kolom "Chain" ubah menjadi "dstnat", pada kolom "Protocol" ubah menjadi "6(tcp)", klik tab "Action"


15. Pada kolom "Action" ubah menjadi "redirect", pada kolom "To Posts" isikan 8080, klik OK


16. Klik IP, pilih Routes, klik tanda [+], Pada kolom Gateway masukan IP, klik OK


17. Klik IP, pilih DHCP Server, klik "DHCP Setup", pada kolom "DHCP Server Interface" ubah menjadi "ether2", klik next seterusnya sampai selesai


18. Klik IP, pilih WEB Proxy, centang "enabled", pada kolom "Port" isikan 8080, pada kolom "Cache Administrator" ketikan email kalian, pada kolom "Max Cache Size" ubah menjadi "unlimited", centang "Cache On Disk", klik "Access"


19. Klik tanda [+], pada kolom "Dst Port" isikan 80, pada kolom "Dst Host" ketikan alamat WEB yang hendak diblokir, pada kolom "action" ubah menjadi "deny" klik OK


20. Klik IP, pilih Hospot, klik "Hotspot Setup", pada kolom "Hotspot Interface" ubah menjadi "ether2", klik Next sampai seterusnya..


21. Hingga mulcul kolom "DNS Name", isikan nama DNS sesuai keinginan kalian, klik Next


22. Buka Command Prompt, ketikan perintah "ipconfig /release" untuk mereset IP DHCP pada PC (tanpa tanda kutip)

23. Kemudian ketikan perintah "ipconfig /renew" untuk meminta IP DHCP pada server (tanpa tanda kutip), sehingga PC akan mendapatkan IP DHCP


24. Buka Browser, ketikan alamat yang kalian blokir tadi di aplikasi Winbox, sehingga muncul login page hotspot, ketikan admin pada kolom login, kosongkan password, klik OK


25. Blokir situs berhasil, selamat mencoba

Write here, about you and your blog.
 
Copyright 2009 Rossana All rights reserved.
Free Blogger Templates by DeluxeTemplates.net
Wordpress Theme by EZwpthemes
Blogger Templates